Senin, 11 April 2011

Energi Listrik Sambiloto

Tanaman Sambiloto
Hebat... Tadi pagi liat di TV ada berita Tanaman Sambiloto dapat menghasilkan Energi Listrik, Makin banyak saja ya tanaman yang dapat menghasilkan energi listrik ^_^.  Uji coba pemanfaatan tanaman sambiloto tersebut di lakukan oleh siswa SMAN BANTUL.
Dalam lomba karya tulis ilmiah tingkat SMA/SMK/MA se Jawa Bali yang di gelar UPTD SMAN 2 Nganjuk, para siswa ini berhasil mendapat juara 3. Penemuan itu kini disempurnakan untuk menghasilkan daya yang lebih tinggi, sehingga dapat menghidupkan lampu dengan watt yang lebih besar pula.


Tiga orang siswa yang mengharumkan nama Bantul tersebut ialah Rima Melati, Sri Astutiningsih, dan Muafiqoh Dwiarini dengan pembimbing kepala SMAN 1 Bantul Drs Isdarmoko MPd. Serta Reni Shintasari mahasiswa Fisipol UGM. Muafiqoh mengatakan, daya yang dihasilkan dari tanaman sambiloto ini mampu menghidupkan lampu 0,72 watt atau dayanya setara dua batere ukuran kecil. Sedang ekstrak yang dibutuhkan adalah tiga liter. Tidak hanya itu, lampu tersebut akan menyala sampai sebulan penuh.  "Sementara butuh ekstrak 16 liter untuk bisa menghidupkan lampu 5 watt," jelasnya, 


Kata Muafiqoh, sebenarnya temuannya bisa berperan layaknya accu dengan pengisian lebih sederhana. Bila accu harus disetrum, energi listrik ekstrak sambiloto cukup ditambah cairannya serta dibersihkan lempengan tembaga serta sengnya. "Bila semua sudah bersih termasuk tambahan ekstrak energi listriknya akan kembali muncul," ujarnya.


Sementara Rima Melati menjelaskan, proses pembuatan ekstrak berdaya listrik memang cukup rumit. Membutuhkan waktu tiga bulan sebelum ditemukan di dalam ekstrak sambiloto terdapat daya listrik yang bisa diubah jadi energi. Daun sambiloto ditumbuk dan diblender sebelum diambil ekstraknya. Untuk menghasilkan tiga liter ekstrak berenergi listrik, bahan yang disiapkan 1 kilogram daun sambiloto, 2,5 liter air aquades atau air murni.

Dalam lomba yang dihelat tanggal 3 April itu, larutan ekstrak ditempatkan pada enam buah sel. Setiap selnya berisi 500 mili atau setengah liter. Setiap sel dipasang lempengan seng dan tembaga yang berfungsi penghantar energi listrik. Sebelum mengikuti perlombaan, tiga bulan lamanya tiga srikandi itu melakukan eksperimen. "Sekitar tiga bulan, sebelum lomba memang ada sejumlah penyempurnaan,"  jelas Rima.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar