Minggu, 10 Juli 2011

Tips sebelum Membeli HP second



Assalamualaikum Wr.Wb

Jika Anda berencana untuk membeli Ponsel bekas atau second? Sebaiknya Anda memperhatikan beberapa hal berikut.
BM (Black Market)
Usahakan untuk tidak membeli handphoe yang BM. Barang BM biasanya banyak resiko yang dapat terjadi seperti jamper pada PBC (Printed Circuit Board) yang terkadang sudah rusak jika diinstal program flash asli, maka akan terjadi  “Contact Serviceâ€, dan kerusakan lainnya yang mungkin akan sulit untuk dikembalikan seperti semua.
Kondisi Fisik
Periksalah kondisi luar maupun dalam ponsel, masih baik ataukah sudah cacat. Sebaiknya anda juga membuka casing ponsel tersebut untuk memastikan apakah ponsel tersebut pernah terjatuh atau pernah disservice. Perhatikan pula kondisi LCD, masih bagus atau sudah buram dan periksa juga keasliannya.  Hidupkanlah ponsel, periksalah seluruh aplikasi yang ada di dalam ponsel, apakah masih berjalan dengan baik atau tidak. Kemudain periksa juga pada bagian keypad ponsel. Biasanya banyak terjadi masalah pada keypad ponsel second.
Baterai
Anda dapat menanyakan mengenai kondisi baterai . hati-hati jika baterai terjadi kebocoran. Biasanya baterai yang bocor hanya bertahan 1-2 hari dalam posisi stanby dan beberapa jam dalam ketika sedang digunakan. Untuk mengetes kekuatan baterai, cobalah untuk melakukan panggilan bebas pulsa.
Charger dan sparepart
Anda dapat memperhatikan chargernya. Apabila charger yang diberikan bukan yang original, maka proses men-charge akan jauh lebih lama dari yang original. Fisik charger juga harus diperhatikan. Biasanya charger original lebih berat dibandi charger yang palsu.
Garansi
Terkadang ponsel bekas adalah hasil perbaikan (rekondisi) dari ponsel yang sudah rusak. Biasanya ponsel yang masih bergaransi adalah ponsel yang belum berumur lebih dari satu tahun tanggal pembelian pertama. Disarankan anda membeli ponsel yang masih dalam kedaan yang bergaransi, karena lebih terjamin keadaan ponselnya walaupun hanya garansi beberapa bulan. Minta pula nomor telepon dan alamt lengkap si penjual jika sewaktu-waktu ponsel yang di jual mengalami kerusakan.
Sinyal
Pastikan sinya ponsel masih dalam keadaan yang baik. Jika ponsel dicoba dan mati secara tiba-tiba maka Anda harus waspada karena ponsel tersebut bermasalah di IC-Power ataupun baterai.
Nomor IMEI (International Mobile Equipment Identity)
Anda dapat mencocokan kesamaan antara semua nomer IMEI di ponsel anda (biasanya tertera pada baterai ponsel  dengan IMEI di program.
Selidiki Dengan Cermat
Jangan samapai ponsel yang anda beli merupakan hasil barang curian. Pastikan anda membeli ponsel dengan orang yang memang terpercaya.
Dana dan Harga
Survey merupakan cara terbaik untuk mengetahui harga yang berlaku kini. Pengetahuan soal harga akan menyelamatkan anda dari membayar yang lebih mahal. Sebelum melakukan penawaran, sebaiknya anda tahu kondisi barang yang anda ingin beli.

Semoga Bermanfaat
Wassalamualaikum Wr.Wb

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar