Senin, 10 Januari 2011

Tradisi Yang Menyiksa

Di beberapa negara di temukan berbagai tradisi yang cukup menyiksa bagi kaum hawa, Tradisi kecantikan namanya.
Saat pertama saya melihat foto foto ini yang terpikirkan oleh saya apakah mereka(kaum hawa) tidak merasa tersiksa dengan semua itu? apakah mereka di paksa dan terpaksa melakukan semua itu ?....sungguh kasian saya melihatnya. 

Leher Di Panjangkan
Tradisi ini dilakukan oleh suku Paudang, Thailand yang ada di pedalaman. Bagi suku pedalaman di Paudang memiliki leher panjang adalah hal yang cantik dan anggun. Atas nama kecantikan mereka rela melakukan hal yang berbahaya(menurut saya) dengan mengenakan kumparan logam di leher seperti itu. Seiring pertambahan usia, kumparan ditambah sehingga tulang leher bertambah panjang dengan alami. Sungguh benar2 menyiksa kaum hawa.

Kaki Dikecilkan
Sebuah tradisi yang dipraktekkan sejumlah wanita di china sebelum abad ke 20, sejak usia 5-8 tahun mereka mengikat empat jari kaki kecuali jempol ke bawah telapak kaki guna mencegah pertumbuhannya dan membiarkan empat jari tersebut menyatu dengan telapak kaki. Dalam budaya mereka kaki kecil adalah lambang kecantikan dan dapat meningkatkan gairah seks pria. Demi semua itu kaum hawa ini rela mengalami patah tulang dan infeksi selama proses pengikatan.


Pelebaran Bibir
Yang ini lebih aneh lagi, bagi suku Mursi di Ethiopia, memiliki bibir lebar adalah cantik. Tradisi ini dikenal dengan nama "Labret" dilakukan dengan cara melubangi bagian bawah bibir semacam tindik selebar 1-2 sentimeter. Lalu menempatkan semacam piringan bulat didalamnya.
Tiap dua sampai tiga minggu mereka mengganti piringan dengan yang lebih lebar. ini berlangsung terus menerus hingga kelebaran bibir mencapai 15-25 centimeter. Tradisi ini dilakukan wanita sejak usia 13-16 tahun, atau menjelang pernikahan.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar