Rabu, 29 Desember 2010

10 Penemuan NASA Yang Digunakan Sehari-Hari

Penemuan NASA

Di planet kita membutuhkan sistem energi baru yang ramah lingkungan, peneliti di dunia telah bekerja keras untuk mengembangkan sistem yang dapat digunakan sebagai sumber energi yang akan datang. Di Tahun 2010 ada beberapa terobosan besar di bidang teknologi energi baru, yang ketika berkembang, bisa membantu menciptakan dunia yang lebih baik. Di sini TS telah mengumpulkan daftar dari 10 terobosan tersebut yang pasti akan memiliki dampak yang signifikan di masa mendatang.

1. Ibm’s solar cell created from “earth abundant” materials(menciptakan sel surya dari bahan yang murah)

Para peneliti di IBM menciptakan sel surya dari bahan yang murah dan mudah didapatkan. Lapisan yang menyerap sinar matahari dan mengubahnya menjadi listrik dibuat dengan tembaga, timah, belerang seng, dan selenium. Bagian terbaik dari sel surya yang masih berhasil memnciptakan sebuah efisiensi sebesar 9,6 persen, yang jauh lebih tinggi dari upaya sebelumnya untuk membuat panel surya menggunakan bahan yang sama.

2. Mit’s concentrated solar funnel(tenaga surya yang dapat menghasilkan energi baru)

Sekelompok peneliti di MIT menemukan cara untuk mengumpulkan energi matahari 100 kali lebih pekat daripada sel fotovoltaik tradisional. Sistem ini secara drastis dapat mengubah bagaimana energi surya dikumpulkan dalam waktu dekat karena tidak lagi perlu untuk membangun sebuah matahari besar untuk menghasilkan kekuatan dalam jumlah besar. Pekerjaan penelitian yang dilakukan telah menentukan bahwa nanotube karbon akan menjadi alat utama yang digunakan dalam menangkap dan memfokuskan energi cahaya, yang memungkinkan untuk tidak hanya lebih kecil, tapi kumpulan tenaga surya lebih kuat.

3. Wake forest university’s light pipes(Sinar matahari yang menghasilkan energi)

Para peneliti di Wake Forest Universitas di North Carolina membuat terobosan dengan mengembangkan sel surya organik dengan lapisan serat optik bulu yang menggandakan kinerja sel dalam tesnya. Sel surya prototipe telah dikembangkan oleh david carroll, yang adalah kepala ilmuwan di sebuah perusahaan fibercell. Masalah dengan panel datar standar adalah bahwa sinar matahari hilang melalui refleksi. Untuk mengurangi efek ini, tim peneliti mengambil pendekatan dramatis oleh stamping serat optik ke sebuah substrat polimer yang membentuk dasar dari sel. Serat ini, yang dijuluki "light pipes" yang dalam bahasa Indonesianya "cahaya pipa," dikelilingi oleh sel surya organik tipis yang diterapkan menggunakan proses dip-coating(proses dalam penelitian), dan pewarna menyerap cahaya atau polimer juga disemprotkan ke permukaan. Cahaya bisa masuk ke ujung serat di setiap sudut. Foton kemudian dipantulkan disekitar dalam serat sampai mereka diserap oleh sel organik sekitarnya.

4. Louisiana tech university’s cnf-pzt cantilever(Limbah energi paanas dari benda elktronik,ex:HP, Laptop, dsb)

Dibuat oleh tim peneliti di louisiana tech university, cantilever cnf-pzt merupakan terobosan perangkat penghasil energi, yang memanfaatkan limbah energi panas dari gadget elektronik. Perangkat ini menampilkan penggunaan nanotube karbon pada dasar kantilever dalam bahan piezoelektrik. Film nanotube karbon menyerap panas dan memaksa kantilever piezoelektrik untuk membungkuk, yang kemudian menghasilkan sebuah arus listrik. Perangkat ini sangat kecil sehingga ribuan perangkat kecil cantilever cnf-pzt dapat dirancang ke dalam perangkat, yang memungkinkan mereka untuk menghasilkan sendiri energi mereka yang terbuang.

5. New energy technologies’ see-through glass solarwindow(Jendela Kaca yang menghasilkan listrik)

Teknologi energi baru mengembangkan prototipe kerja jendela kaca pertama di dunia mampu menghasilkan listrik. Sampai saat ini, panel surya tetap buram, dengan prospek menciptakan jendela kaca mampu menghasilkan listrik dibatasi oleh penggunaan logam dan proses mahal lainnya, yang menghalangi jarak pandang dan mencegah cahaya melewati permukaan kaca. Teknologi ini telah dimungkinkan dengan menggunakan sel-sel terkecil di proses kerja surya organik, dikembangkan oleh dr xiaomei jiang di university of south florida. Tidak seperti sistem tenaga surya konvensional, sel surya new energy menghasilkan listrik dari kedua sumber cahaya alami dan buatan, mengalahkan komersial hari ini surya dan teknologi film tipis sebanyak 10 kali lipat.

6. Purdue university’s system to harvest heat from car’s exhaust(Menciptakan listrik dari energi Panas dari knalpot mobil)

Para peneliti di universitas purdue menciptakan sebuah sistem yang menghasilkan panas dari knalpot mobil untuk menghasilkan listrik dan mengurangi konsumsi bahan bakar kendaraan. Sistem ini mengubah sampah panas menjadi listrik, yang kemudian dimasukkan ke dalam baterai onboard kendaraan untuk mengurangi beban mesin dan konsumsi bahan bakar.

7. Innowattech’s piezoelectric ipeg pad(Penghasil Listrik Dari Rel Kerera Api)

Innowattech baru-baru ini menciptakan generator piezoelektrik yang dapat digunakan sebagai bantalan rel biasa, tetapi menghasilkan energi terbarukan setiap kali kereta lewat pada mereka. Perusahaan teknologi diuji dengan mengganti 32 bantalan kereta api dengan bantalan ipeg baru, di mana bantalan mampu menghasilkan listrik terbarukan yang cukup untuk menentukan jumlah roda, bobot setiap roda dan posisi roda. Selain itu kecepatan kereta api dan diameter roda juga dapat dihitung. Menyatakan perusahaan yang bidang rel kereta api yang mendapatkan antara 10 dan 20 sepuluh-mobil kereta satu jam dapat digunakan untuk memproduksi hingga 120kwh listrik terbarukan per jam, yang dapat digunakan oleh kereta api atau ditransfer ke grid.

8. Sony’s flower power(panel surya menggunakan lukisan sablon)

sony baru-baru ini menunjukkan dssc baru untuk jendela menghasilkan energi, yang membantu mempercantik rumah anda juga. Panel surya indah dirancang menggunakan sablon untuk menghasilkan desain khusus sesuai dengan preferensi konsumen. Panel-panel dapat dikembangkan dalam setiap warna yang pengguna menentukan.

9. Plant mimicking machine produces fuels using solar energy(membuat energi matahari dari mesin di dalam tanaman)

Sebuah tim peneliti di Amerika Serikat dan Swiss telah menciptakan sebuah mesin dari tanaman seperti menggunakan energi matahari untuk menghasilkan bahan bakar, yang nantinya dapat digunakan dalam cara yang berbeda. Mesin memanfaatkan sinar matahari dan oksida logam yang disebut ceria untuk memecah karbon dioksida atau air dalam bahan bakar yang dapat disimpan dan diangkut. Tidak seperti panel surya, yang bekerja hanya pada siang hari, mesin baru ini dirancang untuk menyimpan energi untuk digunakan.

10. CSIRO’s Brayton Cycle Project(Penggunaar energi matahari dari pergerakan turbin)

Australia, CSIRO, mengembangkan teknologi yang hanya membutuhkan sinar matahari dan udara untuk menghasilkan listrik. Sistem ini ideal untuk daerah yang kekurangan air. Proyek Brayton surya Siklus menggantikan penggunaan sinar matahari terkonsentrasi untuk memanaskan air menjadi uap bertekanan tinggi untuk menggerakkan turbin dengan energi matahari untuk menciptakan bidang panas matahari. Teknologi ini memfokuskan sinar matahari diproyeksikan ke bidang mirror tahu sebagai heliostats ke 30 meter (98 kaki) menara matahari tinggi untuk memanaskan udara tekan, yang kemudian memperluas melalui turbin 200kW untuk membangkitkan listrik.

Mau ikutan Kontes SEO Dengan Total Hadiah 30 JUTA??
Klik aja
Semoga Artikel yang saia posting di blog ini bermanfaat,terima kasih..

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar